DIALEKSIS.COM | Opini - Penemuan cadangan migas di kawasan Andaman merupakan salah satu kabar paling menggembirakan bagi masa depan sektor energi Indonesia. Potensi yang dimiliki kawasan tersebut tidak hanya menjanjikan peningkatan produksi energi nasional, tetapi juga membuka peluang besar bagi transformasi ekonomi Aceh. Namun, keberhasilan pengelolaan migas Andaman tidak semata mata ditentukan oleh besarnya cadangan yang tersedia, melainkan oleh pilihan strategi pembangunan yang diambil pemerintah. Pertanyaan mendasarnya adalah, apakah Andaman akan kembali menjadi sumber bahan baku yang dikirim ke luar daerah atau bahkan ke luar negeri, atau justru menjadi fondasi lahirnya pusat industri hilir yang mampu menciptakan nilai tambah bagi Indonesia?
DIALEKSIS.COM | Opini - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan terobosan penting dengan diterbitkannya Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja Untuk Peningkatan Produksi Minyak Dan Gas Bumi.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, memfasilitasi dan mendampingi Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nasri Djalal, dalam agenda silaturahmi dan koordinasi bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Reda Manthovani, SH, MH, LL.M. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Jamintel Kejagung RI, Kamis (10/7/2025).
DIALEKSIS.COM | Aceh - Pengelolaan migas di perairan Kabupaten Aceh Singkil terus memantik dinamika multidimensi, menyangkut sengketa kewenangan, potensi ekonomi strategis, dan implikasi perdamaian Aceh. Berdasarkan pelacakan Dialeksis terhadap berbagai sumber, berikut perkembangan terbaru yang diperkaya dengan perspektif kunci dari Direktur Forbina, Muhammad Nur.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin melontarkan pernyataan keras terhadap Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas), dan Pertamina.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Juru Bicara Muallem-Dek Fadh, Teuku Kamaruzzaman alias Ampon Man, menegaskan dua isu kritis sektor minyak dan gas bumi (migas) di Aceh yang belum tuntas sesuai Nota Kesepahaman Helsinki (MoU Helsinki) 2005.